Kelompok Studi Ekosistem
Mangrove Teluk Awur (KeSEMaT) didirikan oleh sembilan orang mahasiswa angkatan
1998 jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro (UNDIP) di desa Teluk Awur,
Jepara, pada tanggal 9 Oktober 2001.
Pendiri KeSEMaT, yaitu:
1. Aris Priyono, 2. Agung Faiz Darmawan, 3. Vidi Bahtiar B., 4. Robby
Nurcahyadi, 5. Weka Mahardi, 6. Muchtar Habibi, 7. Ragil Yuniarto, 8. Ari
Bangun Sutaji dan 9. Azka Syahriza A.
Di awal berdirinya,
KeSEMaT memfokuskan dii untuk merehabilitasi lahan gundul di pesisir Teluk
Awur. Setelah berhasil, KeSEMaT mulai melebarkan sayap ke luar Jepara.
Mulai tahun 2005, KeSEMaT
berhasil bekerja sama dengan banyak organisasi dan institusi dari dalam dan
luar negeri dan berkontribusi bagi pengembangan pembangunan mangrove dan
pesisir di Indonesia.
Pada tahun 2009, KeSEMaT
mendirikan komunitas Relawan Mangrove KeSEMaT Mangrove Volunteer (KeMANGTEER)
dan Yayasan Inspirasi Keluarga KeSEMaT (IKAMaT), sebuah yayasan mangrove yang
bertujuan untuk membantu KeSEMaT mengkampanyekan penyelamatan mangrove ke
komunitas yang lebih luas.
Dua tahun sesudahnya,
yaitu pada tahun 2011, KeSEMaT berhasil mendirikan perusahaan jasa dan produk
mangrove, bernama CV. KeSEMaT Mangrove Indonesia (KeMANGI) yang memiliki misi
membantu berbagai pihak dalam rangka mewujudkan cita-cita bersama,
merehabilitasi kawasan mangrove di Indonesia bahkan dunia.
Berkat usahanya yang luar
biasa dalam menyelamatkan mangrove di Indonesia dan mengkampanyekannya ke
seluruh dunia melalui jaringan kerja dan afiliasinya, maka KeSEMaT mendapatkan
banyak penghargaan dari institusi dalam dan luar negeri, sebagai sebuah
pengakuan bahwa kinerjanya membawa dampak positif bagi kemajuan pembangunan
mangrove dan pesisir di Indonesia.
Saat ini, KeSEMaT
bergerak maju bekerja sama dengan lebih banyak instansi terkait pengelolaan
mangrove di Indonesia dan dunia, untuk mencapai tujuannya, yaitu membangun
kembali mangrove di Indonesia demi masa depan yang lebih baik.
KeSEMaT menjadikan
Mangrove Sebagai Gaya Hidup. “Mangrove is Lifestyle”. Mereka hanya Unit
Pelaksana Kegiatan (Organisasi Mahasiswa) di bawah Jurusan Ilmu Kelautan,
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Semarang, namun
upaya yang mereka lakukan jauh melebihi dari tugas dan tanggung jawab yang
mereka emban sebagai mahasiswa.
Mereka berhasil
mendirikan perusahaan mangrove berupa CV, bernama CV. KeSEMaT Mangrove
Indonesia (CV. KeMANGI), mendirikan yayasan mangrove, bernama Yayasan Inspirasi
Keluarga KeSEMaT (Yayasan IKAMaT) dan komunitas relawan mangrove, bernama
KeSEMaT Mangrove Volunteer (KeMANGTEER).
Untuk mewujudkan slogan
mereka, yaitu Mangrove Sebagai Gaya Hidup, mereka menciptakan 22 brands mangrove,
11 industri mangrove kreatif, tujuh divisi program mangrove untuk warga
pesisir, sebelas relawan mangrove di berbagai kota di Indonesia dan empat warga
binaan, masing-masing batik mangrove, jajanan mangrove dan pembibitan mangrove.
MANFAAT KEGIATAN KeSEMaT
Manfaat yang dirasakan atas kehadiran KeSEMaT, tak hanya dirasakan di Indonesia
saja, namun juga dunia internasional, terutama di negara-negara jaringan Mangroves
For The Future (MFF), di Asia Tenggara sehubungan dengan dua buah
e-Book mangrove KeSEMaT yang bisa diunduh gratis di website MFF.
PROGRAM
Mangrove Adalah Gaya Hidup: Penyelamatan Ekosistem Mangrove dan Pemberdayaan
Masyarakat di Pantai Utara Jawa dan Pengembangan Konsep dan Implementasi
Industri Mangrove Kreatif di Indonesia.
URAIAN KEGIATAN
Kelompok Studi Ekosistem Mangrove Teluk Awur (KeSEMaT) adalah Unit Kegiatan
Kemahasiswaan Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK)
Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, berdiri dengan dasar hukum Surat
Keterangan Ketua Jurusan Ilmu Kelautan FPIK Universitas Diponegoro Nomor
18/J07.1.36/IK/10/2001. Organisasi ini memiliki misi dan tujuan mengembangkan
penelitian tentang ekosistem mangrove di kalangan mahasiswa, menumbuhkan dan
meningkatkan rasa cinta mangrove di kalangan anggotanya, mahasiswa dan
masyarakat pada umumnya, serta mewujudkan dan mengembangkan kegiatan yang
bersifat ilmiah dan mengarah kepada konservasi ekosistem mangrove, dengan motto
“konservasi, penelitian, kampanye, pendidikan dan dokumentasi mangrove untuk
generasi mendatang.” Sebagai organisasi mahasiswa, sesuai dengan motonya,
KeSEMaT memfokuskan dirinya dalam kegiatan konservasi, penelitian, pendidikan,
kampanye dan dokumentasi mangrove yang diimplementasikan dalam program-program
pengajaran, penyuluhan, pembibitan, penanaman dan pemeliharaan mangrove serta
pemberdayaan masyarakat pesisir melalui kampanye dan pendampingan pembelajaran
konsep rehabilitasi mangrove yang baik dan benar dan teknik pengolahan bahan
makanan berbahan baku mangrove untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi
masyarakat pesisir.
Sumber :undip.ac.id
#UniversitasDiponegoro
#Undip
#UndipJaya
#DiponegoroUniversity
#UndipExcellent
#UndipMaju
#FPIKUndip
#KelompokStudiFPIKUndip
0 komentar:
Posting Komentar