Dalam Anugerah Humas Dikti (AHD) 2020 semalam
diumumkan Kategori Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik (LAPOR) yakni PTN-BH
Terbaik diraih oleh Universitas Diponegoro, LLDikti Terbaik adalah LLDikti
Wilayah V, PTN-Satker Terbaik yaitu Universitas Trunojoyo Madura dan PTN-BLU
Terbaik berhasil diraih oleh Universitas Lampung. Rektor Universitas Diponegoro Prof. Dr.
Yos Johan Utama, SH.,M.Hum. menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang
diberikan Dikti sebagai PTN-BH Terbaik dalam pengelolaan pengaduan pelayanan
publik LAPOR ini. Prof Yos berpesan,”Terus menjaga kolaborasi yang solid dengan
semua lini dan unit untuk semakin memudahkan akses ketersediaan informasi dan
kecepatan penanganan pengaduan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi
masyarakat”.
Universitas Diponegoro berhasil meraih
predikat PTN-BH Terbaik kategori Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik (LAPOR)
pada ajang Anugerah Humas Dikti (AHD) 2020 yang digelar oleh Direktorat
Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud RI pada Rabu malam
(23/12). Penghargaan diberikan secara virtual oleh Direktur Jenderal Pendidikan
Tinggi RI Prof.Ir. Nizam, Ph.D. LAPOR!
merupakan upaya untuk mengintegrasikan sistem pengelolaan pengaduan pelayanan
publik dalam satu pintu. Tujuannya supaya masyarakat memiliki satu saluran
pengaduan secara nasional. Oleh karenanya, Pemerintah RI membentuk Sistem
Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan
Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) adalah layanan penyampaian semua aspirasi dan
pengaduan masyarakat Indonesia melalui beberapa kanal pengaduan melalui
website www.lapor.go.id, SMS 1708 (Telkomsel, Indosat, Tri), Twitter
@lapor1708 serta aplikasi mobile (Android dan iOS). Sampai dengan saat ini,
SP4N-LAPOR! telah terhubung dengan 34 Kementerian, 96 Lembaga, dan 493
Pemerintah daerah di Indonesia.
Sumber: undip.ac.id
#UniversitasDiponegoro
#UndipSemarang
#DiponegoroUniversity
#WorldClassUniversity
#UndipExcellent
#UndipJaya
#UndipHebat
#UndipJuara
#Undip
#UndipBerprestasi
0 komentar:
Posting Komentar